Debut Pahit Putra Zinedine Zidane, Gawangnya Dibobol Messi Tiga Kali

Debut putra Zinedine Zidane, Luca Zidane, di Piala Dunia berujung pahit, usai Lionel Messi mencetak hattrick ke gawangnya. (Foto: Talk Sport)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID; KANSAS CITY – Nama Luca Zidane mendadak menjadi perbincangan hangat usai Aljazair dihajar Argentina 0-3 pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Arrowhead Stadium, Kansas City, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. Putra legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, itu menjadi sorotan setelah gagal membendung keganasan Lionel Messi yang mencetak hattrick bersejarah.

Laga tersebut sejatinya menjadi momen spesial bagi Luca Zidane. Kiper berusia 28 tahun itu menjalani debut di panggung Piala Dunia bersama Aljazair setelah memutuskan membela negara asal keluarganya sejak September 2025. Namun, alih-alih dikenang sebagai malam bersejarah, pertandingan itu justru berubah menjadi mimpi buruk.

Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-17 lewat tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Luca sebenarnya sempat menyentuh bola, tetapi derasnya laju si kulit bundar membuat gawangnya tetap kebobolan.

Kesalahan yang paling disorot terjadi pada gol kedua. Luca gagal mengamankan tembakan keras Alexis Mac Allister sehingga bola muntah langsung disambar Messi menjadi gol. Sang kapten Argentina kemudian menutup penampilan gemilangnya lewat gol ketiga dengan penyelesaian khas ke pojok bawah gawang yang kembali tak mampu dijangkau Luca.

Hattrick tersebut menjadi catatan istimewa bagi Messi. Selain menjadi trigol pertamanya sepanjang sejarah Piala Dunia, tiga gol itu juga membuat koleksi golnya di ajang tersebut menyentuh angka 16, menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia.

Di sisi lain, penampilan Luca Zidane justru menuai kritik tajam. Di media sosial, sejumlah warganet ramai membagikan video latihan sang kiper yang memperlihatkan aksinya menghindari bola saat sesi latihan. Video itu kembali viral setelah kekalahan telak Aljazair.

Sorotan juga datang dari mantan penyerang dunia asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic, yang menjadi analis pertandingan di Fox Sports. Menurutnya, Luca memiliki andil besar dalam terciptanya tiga gol Argentina.

"Luca Zidane bermain buruk dan secara tidak langsung berperan dalam terciptanya tiga gol Argentina. Dalam situasi lain, Messi mungkin tidak akan mencetak tiga gol. Seorang kiper seharusnya mampu menggagalkan setidaknya satu dari peluang itu. Dia mengecewakan Aljazair," kata Ibrahimovic.

Meski mengakui kualitas permainan Argentina yang diperkuat Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Lisandro Martinez, dan Cristian Romero, Zlatan menilai seorang penjaga gawang harus mampu menjadi benteng terakhir timnya pada laga sebesar Piala Dunia.

Tekanan terhadap Luca semakin besar karena ia selalu dikaitkan dengan nama besar sang ayah, Zinedine Zidane, yang dikenal sebagai legenda Timnas Prancis sekaligus mantan pelatih sukses Real Madrid. Bahkan, Zidane terlihat hadir langsung di stadion untuk menyaksikan penampilan putranya.

Sayangnya, debut yang diharapkan menjadi awal manis justru berakhir pahit. Kekalahan telak dari juara bertahan membuat Luca Zidane harus menerima kritik tajam, sekaligus menjadi pekerjaan rumah besar bagi Aljazair untuk bangkit pada laga berikutnya.

(Berbagai Sumber)