Marc Marquez Menang Sprint Race, tapi Bezzecchi Justru Makin Nyaman di Puncak Klasemen MotoGP 2026

Pembalap MotoGP yang membela tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID; JAKARTA – Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026), menghadirkan persaingan sengit yang berdampak langsung pada klasemen sementara kejuaraan dunia. Meski Marc Marquez sukses tampil sebagai pemenang Sprint Race, posisi teratas klasemen MotoGP 2026 masih kokoh dikuasai oleh pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi.

Marquez yang membela Ducati Lenovo Team tampil dominan dan berhasil menyentuh garis finis pertama untuk mengamankan tambahan 12 poin penuh. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pembalap Spanyol itu untuk terus memperbaiki posisinya di klasemen musim ini.

Di belakang Marquez, Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing berhasil finis di posisi kedua. Sementara podium ketiga menjadi milik pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi, yang kembali menunjukkan konsistensi dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Meski gagal meraih kemenangan Sprint Race, hasil finis ketiga justru membuat Bezzecchi semakin nyaman di puncak klasemen. Pasalnya, rival terdekat sekaligus rekan setimnya di Aprilia Racing, Jorge Martin, hanya mampu mengakhiri Sprint Race di posisi keenam.

Dengan tambahan poin yang diperoleh masing-masing pembalap, selisih antara Bezzecchi dan Martin kini melebar menjadi 20 poin. Situasi tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Bezzecchi dalam menjaga peluang merebut gelar juara dunia musim ini.

Tak hanya persaingan di papan atas, Sprint Race Hungaria juga menghadirkan sejumlah kejutan menarik. Pembalap Trackhouse MotoGP Team, Raul Fernandez, tampil impresif dengan finis di posisi keempat. Hasil itu semakin memperkuat posisinya di papan tengah klasemen.

Sorotan lainnya datang dari rookie Diogo Moreira. Pembalap Pro Honda LCR tersebut kembali menunjukkan potensinya setelah berhasil finis di posisi ketujuh dan menambah tiga poin penting dalam musim debutnya di kelas premier.

Sementara itu, kemenangan Sprint Race belum cukup membawa Marc Marquez masuk ke jajaran lima besar klasemen. Tambahan poin membuat juara dunia delapan kali itu kini mengoleksi 83 poin dan berbagi posisi dengan rekan setimnya, Francesco Bagnaia.

Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Hungaria

1.  Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) — 180 poin
2.  Jorge Martin (Aprilia Racing) — 160 poin
3.  Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) — 134 poin
4.  Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) — 112 poin
5.  Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) — 94 poin
6.  Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) — 92 poin
7.  Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) — 83 poin
8.  Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) — 83 poin
9.  Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) — 67 poin
10. Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) — 63 poin
11. Luca Marini (Honda HRC Castrol) — 46 poin
12. Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) — 42 poin
13. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) — 41 poin
14. Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) — 38 poin
15. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) — 37 poin
16. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) — 34 poin
17. Diogo Moreira (Pro Honda LCR) — 26 poin
18. Joan Mir (Honda HRC Castrol) — 15 poin
19. Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP) — 9 poin
20. Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3) — 5 poin
21. Augusto Fernandez (Yamaha Factory Racing) — 4 poin
22. Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Yamaha MotoGP) — 4 poin
23. Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) — 3 poin
24. Jonas Folger (Red Bull KTM Tech3) — 0 poin
25. Michele Pirro (BK8 Gresini Racing MotoGP) — 0 poin
26. Cal Crutchlow (Castrol Honda LCR) — 0 poin

Persaingan MotoGP 2026 dipastikan masih panjang. Namun, hasil Sprint Race di Balaton Park menunjukkan bahwa Marco Bezzecchi masih menjadi pembalap yang paling konsisten hingga seri Hungaria. 

Di sisi lain, kemenangan Marc Marquez memberikan sinyal bahwa sang juara dunia mulai menemukan ritme terbaiknya dan berpotensi menjadi ancaman dalam sisa musim.

(Sumber: MotoGP)