Studi Terbaru Ungkap Rahasia Tanaman "Tahu" Kapan Harus Tumbuh, Bisa Tingkatkan Hasil Panen

Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa tanaman memiliki mekanisme biologis yang membuatnya "tahu" kapan waktu yang tepat untuk mulai tumbuh. (Foto ilustrasi: Pixabay)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID -- Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa tanaman memiliki mekanisme biologis yang membuatnya "tahu" kapan waktu yang tepat untuk mulai tumbuh. Temuan ini dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan tanaman budi daya yang lebih produktif, tangguh, dan menghasilkan panen lebih optimal.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Development pada 2026 tersebut menjelaskan bahwa tanaman mengatur pembentukan daun dan organ lainnya melalui sistem pengaturan waktu yang sangat presisi dengan melibatkan dua hormon utama, yakni auksin dan giberelin.

Para peneliti menemukan bahwa hormon auksin pada tahap awal berfungsi memperlambat aktivitas giberelin. Proses ini memberi kesempatan bagi tanaman untuk membentuk struktur baru pada lokasi yang tepat sebelum memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

Setelah tahap tersebut selesai, auksin justru mengaktifkan hormon giberelin yang kemudian memicu pertumbuhan dan pembesaran organ tanaman secara lebih cepat.

Dalam penelitian tersebut, tim ilmuwan menggunakan tanaman tomat sebagai objek uji. Hasilnya menunjukkan bahwa perubahan keseimbangan antara hormon auksin dan giberelin berpengaruh langsung terhadap jumlah maupun ukuran daun yang dihasilkan tanaman.

Temuan itu memberikan gambaran baru mengenai cara tanaman mengatur pertumbuhan secara alami agar berlangsung pada waktu yang paling tepat.

Menurut para peneliti, mekanisme serupa diduga juga berperan dalam pembentukan bunga, akar, hingga organ tanaman lainnya.

Jika mekanisme tersebut dapat dipahami dan dimanfaatkan lebih lanjut, para ilmuwan berpeluang mengembangkan varietas tanaman budi daya yang memiliki pertumbuhan lebih optimal, produktivitas panen lebih tinggi, serta ketahanan yang lebih baik terhadap berbagai tantangan lingkungan.

Penelitian ini menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan teknologi pertanian modern, terutama untuk mendukung kebutuhan pangan yang terus meningkat melalui pemanfaatan mekanisme alami yang dimiliki tanaman.

(Sumber: Xinhua)