Bukan Cuma Juara Dunia, Marc Marquez Disebut Punya Kesamaan dengan Lewis Hamilton, Ini Alasannya

Pembalap MotoGP Marc Marquez (tampak dalam gambar) kembali menjadi perbincangan di dunia balap internasional. Kali ini, pembalap Ducati itu mendapat pujian dari bos Red Bull KTM Tech3, Guenther Steiner, yang menilai Marquez memiliki banyak kesamaan dengan legenda Formula 1, Lewis Hamilton. (Foto: MotoGP)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID -- Marc Marquez kembali menjadi perbincangan di dunia balap internasional. Kali ini, pembalap Ducati itu mendapat pujian dari bos Red Bull KTM Tech3, Guenther Steiner, yang menilai Marquez memiliki banyak kesamaan dengan legenda Formula 1, Lewis Hamilton.

Menurut Steiner, kemiripan keduanya bukan hanya terletak pada prestasi luar biasa yang sama-sama mengoleksi tujuh gelar juara dunia, tetapi juga pada kemampuan membangun citra sebagai atlet kelas dunia.

Dalam wawancara bersama Motosprint, Sabtu (1/8/2026), Steiner mengaku langsung teringat pada Hamilton ketika diminta menyebut pembalap Formula 1 yang paling mirip dengan Marquez.

"Ini pertanyaan yang sulit karena saya belum pernah ditanya seperti ini sebelumnya," ujar Steiner. "Menurut saya, dia sedikit mirip Hamilton. Dia sangat bagus melaju cepat saat dibutuhkan, tetapi juga pandai mengelola citranya. Dia tidak mengelolanya seperti Lewis karena Lewis itu unik. Tetapi dia melakukannya dengan baik dan tentu saja dia sudah memenangkan banyak hal."

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Marquez dinilai memiliki keseimbangan antara performa di lintasan dan kemampuan menjaga reputasi di luar arena balap.

Bangkit dari Cedera Berat

Marc Marquez menjadi salah satu kisah comeback paling inspiratif dalam sejarah MotoGP. Setelah mengalami cedera lengan serius pada awal musim 2020, pembalap asal Spanyol itu harus menjalani empat operasi besar dalam waktu sekitar dua tahun.

Cedera tersebut membuat performanya menurun drastis dan sempat memunculkan keraguan apakah ia mampu kembali bersaing di level tertinggi.

Namun, kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil. Marquez sukses merebut gelar juara dunia MotoGP ketujuh pada musim 2025, mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali menjadi juara pada 2019.

Kini, pembalap berusia 33 tahun itu kembali menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar MotoGP 2026.

Hamilton Juga Bangkit Bersama Ferrari


Steiner juga menilai perjalanan Lewis Hamilton memiliki kemiripan dengan Marquez. Juara dunia Formula 1 tujuh kali itu sempat menghadapi masa sulit ketika menjalani musim pertamanya bersama Ferrari.

Meski sempat diragukan, Hamilton perlahan mampu menemukan performa terbaiknya hingga akhirnya meraih kemenangan perdana bersama tim asal Italia tersebut.

Kebangkitan Hamilton menjadi bukti bahwa pengalaman, mental juara, dan konsistensi tetap menjadi modal utama untuk kembali bersaing di level tertinggi.

Steiner Bukan Sosok Asing di Dunia Balap


Pendapat Steiner memiliki bobot tersendiri karena ia merupakan salah satu tokoh berpengalaman di dunia motorsport.

Pria asal Italia tersebut pernah menjabat sebagai team principal Haas di Formula 1 selama sekitar satu dekade sebelum bergabung dengan Red Bull KTM Tech3 di ajang MotoGP.

Dengan pengalaman panjang di dua kejuaraan balap paling bergengsi dunia, Steiner menilai Marquez dan Hamilton merupakan contoh atlet elite yang mampu mengombinasikan prestasi, mental juara, dan kemampuan menjaga citra profesional.

Sementara Marc Marquez masih berjuang mempertahankan peluang meraih gelar MotoGP musim 2026, Lewis Hamilton juga terus memburu ambisinya menorehkan sejarah sebagai pembalap pertama yang meraih delapan gelar juara dunia Formula 1.

(Sumber: Motosprint)