Editor: Devona R
Kebiasaan yang dilakukan setelah makan malam ternyata dapat memengaruhi kesehatan pencernaan hingga kualitas tidur. (Foto ilustrasi: Pixabay)
GEBRAK.ID -- Kebiasaan yang dilakukan setelah makan malam ternyata dapat memengaruhi kesehatan pencernaan hingga kualitas tidur. Beberapa aktivitas yang sering dianggap sepele justru berisiko memicu refluks asam lambung, gangguan pencernaan, bahkan membuat tubuh tidak beristirahat secara optimal.
Para ahli gastroenterologi menyarankan agar masyarakat menghindari setidaknya tiga kebiasaan setelah makan malam demi menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan tidur lebih nyenyak.
Berikut tiga kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan setelah makan malam, seperti dikutip dari Eating Well, Minggu (2/8/2026).
- Jangan langsung berbaring atau tidur
Berbaring sesaat setelah makan malam menjadi salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan, padahal tindakan ini dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Ahli gastroenterologi Edmundo Rodriguez-Frias mengatakan seseorang sebaiknya tetap berada dalam posisi tegak selama sekitar dua hingga tiga jam setelah makan.
"Salah satu kebiasaan buruk yang harus dihindari adalah berbaring sekitar dua hingga tiga jam setelah makan," ujarnya.
Menurutnya, posisi berbaring membuat isi lambung lebih mudah naik ke kerongkongan sehingga meningkatkan risiko refluks asam atau mulas yang dapat mengganggu kualitas tidur.
Sebagai gantinya, manfaatkan waktu setelah makan malam untuk aktivitas ringan seperti merapikan dapur, membaca buku, atau berjalan santai.
- Hindari langsung berlari setelah makan
Banyak orang memilih berolahraga pada malam hari. Namun, dokter menyarankan agar tidak langsung melakukan aktivitas berat seperti berlari setelah makan malam.
Ahli gastroenterologi Savita Srivastava menjelaskan, setelah makan tubuh sedang fokus mencerna makanan sehingga membutuhkan aliran darah lebih banyak ke sistem pencernaan.
"Lari membuat tubuh memasuki mode bertarung atau lari sehingga aliran darah dialihkan ke otot. Akibatnya usus kekurangan oksigen dan energi saat membutuhkannya," jelasnya.
Kondisi tersebut dapat memicu kram perut, mual, hingga diare saat berolahraga. Karena itu, olahraga intens sebaiknya dilakukan beberapa jam setelah makan.
- Batasi konsumsi alkohol sebelum tidur
Kebiasaan minum minuman beralkohol setelah makan malam juga tidak disarankan karena dapat memengaruhi kesehatan lambung dan kualitas tidur.
Dokter spesialis gastroenterologi dan hepatologi Michael Bass mengatakan alkohol dapat mengendurkan katup di bagian bawah kerongkongan yang berfungsi menahan asam lambung.
"Alkohol mengendurkan katup di bagian bawah kerongkongan sehingga asam lambung lebih mudah naik. Selain itu, kualitas tidur juga menjadi lebih buruk," katanya.
Akibatnya, seseorang berisiko mengalami refluks asam saat malam hari dan bangun dalam kondisi tubuh yang kurang segar.
Para ahli menekankan bahwa menjaga jarak waktu antara makan malam dan tidur, menghindari olahraga berat sesaat setelah makan, serta membatasi konsumsi alkohol dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus meningkatkan kualitas istirahat malam.
(Sumber: Eating Well)