Setoran GBK dan Kemayoran ke Kas Negara Capai Rp138,77 Miliar di 2025, JCC Jadi Mesin PNBP

 

GBK dan Kemayoran setor Rp138,77 miliar ke kas negara di 2025. Simak rincian setoran PPK GBK, PPK Kemayoran, dan kesuksesan JCC sebagai mesin PNBP. ( Foto: GEBRAK. ID) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK. ID, JAKARTA- Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025. Realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) berhasil melampaui target yang ditetapkan, salah satunya didorong oleh optimalisasi pengelolaan aset di dua Badan Layanan Umum (BLU) andalan, yakni Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) dan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK). 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Kemensetneg Tahun Anggaran 2025 mengungkapkan bahwa total setoran dari kedua BLU tersebut ke kas negara mencapai angka signifikan. Laporan keuangan ini merupakan konsolidasi dari 17 satuan kerja di lingkungan Kemensetneg, termasuk Sekretariat Presiden dan Sekretariat Wakil Presiden. 

Setoran PPK GBK dan PPK Kemayoran

Berdasarkan paparan Mensesneg, BLU Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) menyetorkan Rp103,78 miliar kepada kas negara. Jumlah ini setara dengan 15% dari pendapatan operasional yang berhasil dibukukan sepanjang tahun 2025. 

Sementara itu, BLU Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) menyetorkan Rp34,99 miliar, atau 20% dari pendapatan operasionalnya . Secara total, kontribusi dua kawasan premium ini mencapai Rp138,77 miliar.

JCC Jadi Motor Penggerak Peningkatan PNBP

Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengalihan pengelolaan aset strategis. Salah satu terobosan yang disebut Mensesneg Prasetyo Hadi adalah pengambilalihan pengelolaan Jakarta Convention Center (JCC) oleh PPK GBK . Sebelumnya, Balai Sidang yang berada di jantung kawasan GBK ini dikelola oleh pihak ketiga. 

Setelah dikelola secara mandiri oleh PPK GBK sebagai Badan Layanan Umum, terjadi lompatan pendapatan yang drastis. "Kalau biasanya setiap tahun kita itu hanya mendapatkan pemasukan kurang lebih di angka Rp10 sampai Rp12 miliar, setelah pengelolaannya kita tangani sendiri... alhamdulillah kita sudah membukukan pendapatan dari hanya JCC saja itu di angka Rp150 miliar satu tahun," ungkap Prasetyo dalam rapat dengan Komisi XIII DPR. 

Transformasi ini menjadikan JCC sebagai pusat kegiatan Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) terintegrasi berkelas dunia, yang memberikan nilai tambah ekonomi besar bagi negara. 

Kinerja Keuangan Gemilang

Secara keseluruhan, realisasi PNBP Kementerian Sekretariat Negara hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp1,062 triliun. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp736,07 miliar, atau mencapai 144,38%.

Capaian ini juga diiringi dengan predikat tertinggi di bidang keuangan. Kementerian Sekretariat Negara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Prestasi ini sekaligus menandai keberhasilan Kemensetneg mempertahankan opini WTP selama 17 tahun berturut-turut, sejak tahun 2009.

"Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Sekretariat Negara sebelum masa kami yang telah menjaga pengelolaan keuangan negara," ujar Prasetyo. 

( berbagai sumber)