![]() |
| Zikir dan Doa Kebangsaan HUT ke-81 RI digelar di Monas hari ini. Presiden Prabowo hadir, 1.263 personel gabungan amankan acara. (Foto: ist) |
GEBRAK.ID, JAKARTA – Pemerintah kembali menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/8/2026) mulai pukul 17.00 WIB dan dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, aparat gabungan dari Polri, TNI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 1.263 personel guna melakukan pengamanan di seluruh area penyelenggaraan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel telah ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memberikan rasa aman kepada peserta maupun masyarakat yang tetap beraktivitas di sekitar kawasan Monas.
"Personel ditempatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta yang hadir termasuk kegiatan aktivitas masyarakat secara rutin," ujar Budi Hermanto, Jumat (31/7/2026).
Petugas juga disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas, mengantisipasi kepadatan kendaraan, serta membantu kelancaran mobilitas masyarakat mengingat tingginya jumlah peserta yang diperkirakan hadir.
Awali Rangkaian Bulan Kemerdekaan
Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi agenda pembuka dalam rangkaian Bulan Kemerdekaan 2026. Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Kementerian Sekretariat Negara dengan pelaksanaan yang melibatkan Kementerian Agama.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan ungkapan syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus doa bersama agar bangsa Indonesia senantiasa memperoleh perlindungan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Menurutnya, acara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, santri, mahasiswa, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga aparatur sipil negara dari berbagai kementerian dan lembaga.
Diperkirakan Dihadiri Sekitar 100 Ribu Orang
Panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir di kawasan Monas mencapai sekitar 100 ribu orang. Selain zikir bersama, kegiatan juga diisi dengan doa lintas agama sebagai simbol persatuan bangsa dalam keberagaman.
Ketua Panitia yang juga Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad menyebut momentum tersebut mencerminkan semangat persatuan Indonesia.
Ia menegaskan bahwa perbedaan keyakinan dan latar belakang masyarakat menjadi kekuatan yang dipersatukan oleh kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Masyarakat Diimbau Menyesuaikan Perjalanan
Dengan besarnya jumlah peserta dan kehadiran Presiden RI, masyarakat yang akan melintasi kawasan Monas dan sekitarnya diimbau menyesuaikan waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pengamanan dilakukan tidak hanya di area utama acara, tetapi juga pada jalur masuk dan keluar kawasan Monas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan maupun pejalan kaki.
Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi salah satu agenda tahunan yang menandai dimulainya rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia sebelum pelaksanaan pidato kenegaraan, apel kehormatan, hingga upacara detik-detik Proklamasi pada 17 Agustus mendatang.
(berbagai sumber)
