Zverev Belum Menyerah Kejar Jannik Sinner dalam Perebutan Takhta Petenis Nomor 1 Dunia

Petenis Jerman Alexander Zverev menegaskan persaingan memperebutkan posisi nomor satu dunia ATP bersama Jannik Sinner masih jauh dari kata selesai. Meski saat ini tertinggal cukup jauh dalam peringkat resmi ATP, Zverev yakin peluang merebut posisi teratas masih terbuka hingga akhir musim 2026. (Foto: Wimbledon)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID -- Petenis Jerman Alexander Zverev menegaskan persaingan memperebutkan posisi nomor satu dunia ATP bersama Jannik Sinner masih jauh dari kata selesai. Meski saat ini tertinggal cukup jauh dalam peringkat resmi ATP, Zverev yakin peluang merebut posisi teratas masih terbuka hingga akhir musim 2026.

Keyakinan itu disampaikan Zverev menjelang tampil pada turnamen ATP Masters 1000 National Bank Open di Montreal, Kanada. Juara Roland Garros 2026 tersebut mengakui bahwa menjadi petenis nomor satu dunia merupakan salah satu target besarnya musim ini.

"Tentu saja itu adalah tujuan saya," kata Zverev seperti dikutip dari ATP, Senin (3/8/2026).

Meski demikian, petenis berusia 29 tahun itu menegaskan dirinya tidak ingin terlalu terobsesi dengan peringkat. Menurutnya, fokus utama tetap meningkatkan kualitas permainan di setiap turnamen.

"Tujuan utama adalah bermain tenis sebaik mungkin. Jika saya bisa terus meningkatkan permainan, maka hasil, gelar, dan peringkat akan mengikuti," ujar Zverev.

Masih Punya Peluang Salip Sinner

Saat ini Jannik Sinner masih kokoh di puncak ATP Rankings dengan koleksi 13.450 poin, sedangkan Zverev berada di posisi kedua dengan 8.480 poin.

Namun, jika melihat klasemen ATP Live Race to Turin yang hanya menghitung perolehan poin sepanjang musim 2026, jarak keduanya jauh lebih tipis, yakni sekitar 1.410 poin.

Dengan masih tersisa sekitar tiga setengah bulan kompetisi hingga akhir musim, peluang perubahan di papan atas peringkat dunia masih terbuka.

Rivalitas Makin Sengit

Turnamen di Montreal menjadi ajang pertama Zverev sejak kembali dikalahkan Sinner pada final Wimbledon 2026.

JANGAN TERLEWATKAN Zverev Geser Alcaraz dari Posisi Nomor 2 Dunia di Ranking ATP meski Gagal Juara Wimbledon 2026 

Kekalahan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi petenis Italia itu menjadi lima kemenangan dari lima pertemuan sepanjang musim ini. Bahkan, secara keseluruhan Sinner kini telah mencatatkan 10 kemenangan beruntun atas Zverev.

Meski catatan pertemuan belum berpihak kepadanya, Zverev justru menilai rivalitas mereka menunjukkan konsistensi kedua pemain sepanjang musim.

"Kami mungkin paling sering bertemu dibandingkan pemain lain di tur. Memang bukan hal yang positif jika saya terus kalah darinya, tetapi itu juga menunjukkan kami mungkin merupakan dua pemain paling konsisten musim ini," kata Zverev.

Bidik Gelar Kedua di Montreal

Zverev datang ke Montreal dengan modal impresif berupa 44 kemenangan dan 11 kekalahan sepanjang musim 2026, termasuk keberhasilannya meraih gelar Grand Slam perdana di Roland Garros.

Juara National Bank Open edisi 2017 itu akan memulai perjuangannya dengan menghadapi pemenang pertandingan antara Lorenzo Sonego dari Italia melawan Tallon Griekspoor asal Belanda.

Turnamen ini menjadi kesempatan penting bagi Zverev untuk menambah poin sekaligus memangkas jarak dengan Sinner dalam persaingan menuju posisi petenis nomor satu dunia.

(Sumber: ATP)